Dalam menghadapi kebijakan tarif impor yang diberlakukan oleh Amerika Serikat, pengamat ekonomi Dasco menekankan pentingnya diplomasi perdagangan yang baik untuk menjaga stabilitas hubungan ekonomi dan melindungi kepentingan nasional. Menurutnya, strategi negosiasi yang terarah dan konstruktif merupakan upaya utama untuk mengantisipasi dampak negatif dari kebijakan proteksionis tersebut.

Dalam penjelasannya, Dasco mengungkapkan bahwa tarif impor yang diberlakukan oleh pemerintahan Trump bukan hanya berdampak pada harga barang, tetapi juga dapat mengganggu rantai pasokan global. “Kita perlu mengedepankan diplomasi perdagangan yang baik. Negosiasi yang terbuka dan jujur antara kedua belah pihak harus terus dilakukan agar dapat mencapai solusi yang saling menguntungkan,” ujarnya.

Menurutnya, pendekatan diplomasi perdagangan ini diharapkan dapat membuka ruang dialog bagi negosiasi kembali mengenai tarif yang dianggap merugikan sektor industri nasional. “Tidak ada solusi instan, namun melalui dialog dan kerja sama internasional, kita dapat menemukan jalan tengah yang dapat meminimalkan dampak negatif terhadap ekonomi dalam negeri,” tambah Dasco.

Dalam konteks ini, pemerintah diharapkan dapat meningkatkan upaya diplomasi melalui berbagai forum bilateral dan multilateral. Langkah strategis tersebut dianggap vital untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional dan mendorong pertumbuhan sektor industri yang terdampak. Dengan pendekatan yang proaktif, diharapkan bahwa penyelesaian permasalahan tarif impor dapat tercapai melalui kompromi yang adil, sekaligus menjaga hubungan dagang dengan mitra internasional.

Kebijakan tarif Trump menjadi sorotan global karena dampaknya yang meluas pada perdagangan internasional. Pemerintah dan para pemangku kepentingan diharapkan dapat mengambil langkah konkret melalui dialog konstruktif agar tidak terjadi eskalasi konflik perdagangan yang dapat berdampak jangka panjang bagi perekonomian nasional.

Sumber: BeritaSatu

By Luthfan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *